Game Seru di Bulan Ramadan – Waktu Ramadan telah tiba! Untuk para pemain game yang menjalankan ibadah puasa, bulan suci ini menghadirkan tantangan tidak hanya dalam menahan lapar dan haus, tetapi juga dalam menahan godaan dunia maya.
Namun jangan khawatir, karena dalam artikel ini kami akan mengulas beberapa pilihan game yang cocok untuk dimainkan selama bulan Ramadan tanpa perlu khawatir akan konten yang kurang pantas. Mengapa demikian?
Karena mayoritas game yang akan kami rekomendasikan dapat dinikmati oleh semua kalangan usia. Tidak hanya itu, beberapa di antaranya juga menawarkan pengalaman yang nyaman dan santai, sambil tetap menyajikan sedikit aksi untuk menjaga kegairahan para pemain.
Rekomendasi Game Seru di Bulan Ramadan untuk Para Gamer
Berikut adalah daftar 10 game menarik yang bisa dinikmati selama bulan Ramadan tanpa mengkhawatirkan gangguan dalam menjalankan ibadah puasa:
1. Animal Crossing: New Horizons

Tak dapat disangkal bahwa Animal Crossing: New Horizons adalah pilihan yang tepat untuk dinikmati selama bulan Ramadan. Game ini menawarkan pengalaman bermain dalam waktu sesungguhnya, di mana waktu dalam permainan berjalan seiring waktu nyata. Tidak hanya itu, kondisi cuaca dan musim dalam game ini juga menyesuaikan dengan lokasi pemain di seluruh dunia.
Pemain diberi kebebasan untuk merancang pulau mereka sesuai keinginan, dengan mengumpulkan berbagai sumber daya yang tersedia di sekitarnya. Selain itu, pemain dapat menikmati berbagai kegiatan seperti memancing, menangkap serangga, atau mengumpulkan fosil.
Jika merasa bosan di pulau sendiri, pemain dapat mengundang teman atau berkunjung ke pulau teman mereka, sehingga tidak perlu merasa kesepian selama bermain.
2. Cities Skylines
Tidak ada yang lebih memuaskan daripada menyaksikan perkembangan kota yang dibangun dari awal menjadi sebuah metropolitan yang hidup dan penuh warna. Inilah yang ditawarkan oleh Cities Skylines, game simulasi pembangunan kota yang dikembangkan oleh Colossal Order.
Cities Skylines menyediakan berbagai konten tambahan (DLC) yang memperkaya pengalaman pemain dalam membangun kota impian mereka. Beberapa DLC memungkinkan pemain untuk memperluas kreativitas mereka dengan menambahkan taman bermain, mengembangkan kota yang berkelanjutan secara lingkungan, atau menciptakan sistem transportasi umum yang lebih kompleks.
3. Stardew Valley
Bagaimana jika seorang penggemar menciptakan game berdasarkan game favorit mereka sendiri? Yup, itulah yang dilakukan oleh Eric Barone, atau yang lebih dikenal dengan ConcernedApe, dengan menciptakan Stardew Valley. Barone mengemban peran ganda sebagai desainer, programmer, animator, seniman, komposer, dan penulis game ini.
Stardew Valley lahir dari kekecewaannya terhadap arah perkembangan Harvest Moon (yang kini dikenal sebagai Story of Seasons) setelah Harvest Moon: Back to Nature. Game ini tidak hanya terinspirasi oleh Harvest Moon, tetapi juga game lain seperti Rune Factory, Animal Crossing, Minecraft, dan Terraria.
Kreator serial Harvest Moon, Yasuhiro Wada, juga memberikan pujian untuk Stardew Valley. Menurutnya, game ini mewarisi semangat Harvest Moon, sementara sekuelnya tidak memberikan kebebasan yang sama bagi pemain seperti yang dimiliki Stardew Valley.
4. Planet Zoo
Setelah kesuksesan Planet Coaster, yang merupakan kelanjutan dari seri RollerCoaster Tycoon, Frontier Developments kembali memukau dengan merilis Planet Zoo pada tahun 2019 sebagai kelanjutan dari franchise Zoo Tycoon.
Planet Zoo mengajak para pemain untuk mewujudkan impian mereka dalam membangun kebun binatang yang ideal, lengkap dengan beragam fauna yang terkenal dan unik dari seluruh dunia. Dengan sistem kustomisasi yang mendalam dan kompleks, game ini dapat membuat pemain ketagihan, menghabiskan berjam-jam untuk menciptakan kebun binatang terbaik.
5. Story of Seasons
Franchise Harvest Moon masih hidup! Mereka hanya mengubah namanya menjadi Story of Seasons. Game ini, yang menghadirkan pengalaman menjadi petani, pertama kali dikenal melalui Harvest Moon: Back to Nature, yang pastinya dikenal oleh banyak pemain di Indonesia.
Seiring berjalannya waktu, Story of Seasons telah menjadi sumber inspirasi bagi banyak game dengan genre yang serupa, termasuk yang paling terkenal, Stardew Valley. Selain itu, Story of Seasons juga menjalin kerjasama dengan franchise lain, seperti Doraemon dan Popolocrois.
Story of Seasons adalah pilihan yang sangat tepat untuk dinikmati oleh para pemain dan keluarga, sebagai teman setia selama berpuasa di bulan Ramadan. Terutama bagi mereka yang menyukai gameplay yang sederhana.
6. Anno 1800
Bagi para pemain yang menginginkan pengalaman santai dengan sedikit elemen aksi, Anno 1800 adalah pilihan yang tepat. Dalam game ini, pemain tidak hanya bertugas untuk membangun sebuah koloni, tetapi juga harus menggunakan strategi untuk memperluas jalur perdagangan dan pengaruh mereka.
Jika ada ancaman dari musuh, pemain harus siap untuk membangun Angkatan Laut mereka sendiri. Ini menantang pemain untuk tidak hanya mengembangkan dan memperkaya wilayah kekuasaan mereka, tetapi juga untuk melindunginya dari serangan luar.
7. Farming Simulator 22
Farming Simulator 22 adalah salah satu iterasi dari franchise simulasi yang populer, di mana pemain memegang peran sebagai seorang petani. Namun, berbeda dengan Story of Seasons atau Harvest Moon, di sini pemain akan berperan sebagai petani modern.
Oleh karena itu, mitra setia pemain dalam game ini adalah alat-alat pertanian modern seperti traktor, mesin-mesin pertanian untuk penanaman dan panen, serta truk transportasi untuk mengangkut hasil panen.
Farming Simulator bisa dianggap sebagai simulasi pertanian yang sangat realistis, karena selain menawarkan gameplay bertani yang autentik, pemain juga dihadapkan pada sistem ekonomi yang kompleks. Mereka harus memantau perubahan nilai jual produk mereka seiring berjalannya musim dan waktu.
8. Medieval Dynasty
Untuk membangun warisan keluarga yang kuat, dibutuhkan lebih dari sekadar memiliki keturunan, tetapi juga membangun fondasi yang kokoh. Di Medieval Dynasty, pemain berperan dalam membentuk fondasi tersebut.
Medieval Dynasty merupakan gabungan antara game survival, crafting, RPG, dan city builder di mana pemain harus bertahan hidup, membangun peradaban, memperluas garis keturunan mereka, dalam suasana Abad Pertengahan yang menantang.
Selain menghadapi tantangan musim yang keras, pemain juga harus melindungi diri dari serangan luar, seperti serbuan bandit atau serangan hewan liar. Lebih menariknya lagi, pemain juga dapat bermain bersama teman dalam mode co-op.
9. Slime Rancher
Sapi, domba, ayam, dan kuda adalah hewan-hewan yang umum dijumpai dalam game simulasi pertanian dan peternakan seperti Story of Seasons dan Stardew Valley. Namun, dalam Slime Rancher, konsepnya berbeda. Dalam game ini, pemain akan mengasumsikan peran peternak slime bernama Beatrix LeBeau, yang pindah dari Bumi ke planet yang disebut “Far Far Range.”
Pemain akan menjelajahi dunia open-world Far Far Range melalui pandangan orang pertama. Namun, tujuan utama dalam Slime Rancher adalah mengumpulkan, merawat, memberi makan, dan membiakkan berbagai jenis slime.
Slime Rancher menawarkan konsep yang unik dengan gameplay yang sederhana. Namun, jangan salah, keseruan bermain game ini bisa membuat pemain lupa waktu, bahkan hingga saat waktu berbuka puasa tiba.
10. The Hunter: Call of the Wild
Selain melakukan aktivitas membangun, bercocok tanam, atau berternak, ada satu kegiatan lain yang dapat dilakukan saat menunggu waktu berbuka: berburu. Dalam The Hunter: Call of the Wild, pemain akan merasakan pengalaman berburu yang sangat realistis di dalam lingkungan open-world.
The Hunter: Call of the Wild dapat dianggap sebagai saingan Farming Simulator, namun dalam konteks berburu. Pemain akan belajar tentang cara melacak hewan, mengikuti jejaknya, dan menembaknya. Perubahan waktu dan lingkungan juga memengaruhi perilaku hewan, membuat mereka lebih sulit untuk ditangkap.
Nah, dari kesepuluh game di atas, mana yang pernah Anda mainkan atau ingin mencoba?
